Home / Pembinaan Teritorial / Cegah Tangkal Radikalisme/Separatisme, Ini yang Disampaikan Kolonel Inf Primadi Saiful Sulun, Kasrem 051/Wkt

Cegah Tangkal Radikalisme/Separatisme, Ini yang Disampaikan Kolonel Inf Primadi Saiful Sulun, Kasrem 051/Wkt

Kodam Jaya, Cikarang – Korem 051/Wkt menggelar kegiatan Pembinaan Komunikasi Sosial Cegah Tangkal Radikalisme/Separatisme bertempat di Aula Wijayakarta. Komandan Korem 051/Wkt Brigjen TNI R.Sidharta Wisnu Graha, S.E., dalam sambutan tertulisnya menyampaikan, bahwa untuk mewujudkan kesadaran tentang arti pentingnya pemahaman terhadap bahaya radikalisme/sparatisme bagi segenap komponen bangsa agar terbentuknya komponen bangsa yang berkepribadian dan berjiwa Bhineka Tunggal Ika, guna mendukung ketahanan wilayah yang kuat dalam rangka tetap tegak dan utuhnya NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

Kolonel Inf Primadi Saiful Sulun, S. Sos.M.Si., Kasrem 051/Wkt menjelaskan, Radikalisme adalah konsep atau sikap jiwa dalam mengusung perubahan secara total dan bersifat revolusioner dengan memutar balikkan nilai-nilai yang ada secara drastis Iewat kekerasan (violence) dan aksi-aksi yang ekstrem. Sementara separatisme sendiri adalah suatu gerakan untuk mendapatkan kedaulatan dan memisahkan diri dari wilayah suatu negara yang muncul karena alasan ketidakpuasan terhadap kebijakan pemerintah, kondisi politik, ekonomi, sosial, budaya maupun yang lain.

“Jaman sekarang radikalisme lebih mengarah kepada paham atau aliran yang menginginkan pembaharuan sosial dan politik dengan cara kekerasan, ciri-cirinya bisa kita ketahui seperti sikap intoleran, fanatik, eksklusif dan revolusioner. Peran seluruh elemen masyarakat, aparat pemerintah, tokoh agama dan para pemuka masyarakat sangat penting untuk bersama-sama sebagai tanggung jawab moral dalam konteks ini.

Sinergi dan komitmen yang kuat bisa terjalin dengan baik, Insya Allah pembangunan nasional khususnya pembangunan daerah yang berorientasi kepada kesejahteraan masyarakat baik yang berada di daerah pedesaan, kawasan tertinggal maupun daerah-daerah yang terisolir di Nusantara dapat tercapai,” tutupnya. sumber : penrem 051/Wkt.